
|
unipa.ac.id
page rank:  website: http://www.unipa.ac.id/ (visited:76)
category: [Top]
keyword: UNIPA, Paperta Uncen, Manokwari, Universtas Cendrawasih, IPTEKS, IPTEK, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni, pertanian, mipa, bahasa, ekonomi, papua, pakar, diploma, tri dharma, perguruan, ilmu, tangguh Didirikan sebagai wujud kemandirian Fakultas Pertanian Universtas Cendrawasih (Paperta Uncen) Manokwari, yang kini secara mandiri menyelengarakan pendidikan sarjana dan diploma ilmu-ilmu pertanian dalam arti luas untuk menghasilkan lulusan bermutu yang tangguh dan siap pakai ditanah pengabdian Papua.
UNIPA sebagai penyelengara pendidikan tinggi dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, bervisi untuk mengemban, mengomunikasikan serta menerapkan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni (IPTEKS) dalam mewujudkan berbasis pertanian dan koservasi sumber daya alam dan tetap mempertahankan dan mengangkat nilai budaya Papua dengan memanfaatkan dan melestarikan sumberdaya alam lokal.
Sebagai pusat kepakaran, UNIPA bermisi utama meningkatkan kualitas hidup rakyat Papua yang dicapai melalui pengembangan program pendidikan akademik dan profesional dalam ilmu-ilmu pertanian, mipa, bahasa, ekonomi dan sosial, guna menghasilkan lulusan yang berjiwa kewirausahaan, bermental pelopor, tangguh, bermodal dan berakhlak tinggi.
|
|

|
unhalu.ac.id
page rank:  website: http://www.unhalu.ac.id/ (visited:44)
category: [Top]
keyword: Unhol, Universitas Hasanuddin Makassar, Haluoleo, Sulawesi Tenggara, Kemaraya, Anduonohu, Konawe, Tolaki, Kendari, Indonesia, universitas, Pulau Sulawesi, Teluk Kendari, UNHALU, budaya, bahasa Universitas Haluoleo (Unhol) didirikan pada tahun 1964 sebagai perguruan tinggi swasta filial dari Universitas Hasanuddin Makassar. Setelah tujuh belas tahun berselang, Universitas Haluoleo diresmikan sebagai perguruan tinggi negeri pertama di Sulawesi Tenggara oleh Dirjen Pendidikan Tinggi.
Kata "Haluoleo" diambil dari nama salah seorang raja pada Kerajaan Konawe yang hidup sekitar abad tujuh belas. Haluoleo selain dikenal sebagai pemimpin yang bijak, diyakini pula sebagai ksatria yang tak kenal menyerah dan gigih membela tumpah darahnya. Secara harfiah Haluoleo berarti delapan hari dalam bahasa Tolaki – bahasa penduduk asli Kerajaan Konawe yang mendiami Kendari.
|
|